Cara Merawat Kucing Persia Untuk Pemula Tanpa Kandang

Secara sepintas, kucing memang terlihat seperti fauna yang mandiri. Namun, kucing tetap saja perlu perawatan yang baik supaya tetap sehat. Kucing dapat dipelihara dengan kandang atau tanpa kandang. Bila mengasuh tanpa kandang, kucing memang dapat leluasa bermain, tetapi usahakan PetLovers tetap menyimak kebersihannya supaya kucing tetap berada dalam suasana sehat. Bagaimana caranya? Cek ulasan cara merawat kucing persia di bawah ini!

  1. Periksakan secara teratur

Cara mengasuh kucing tanpa kandang untuk pemula yang kesatu ialah melakukan pengecekan secara berkala. Biasanya, pengecekan rutin dilaksanakan dua kali, yaitu bulanan dan tahunan. Pemeriksaan bulanan umumnya dilaksanakan untuk perawatan bulu dan kesehatan kucing secara keseluruhan. Sedangkan, pengecekan tahunan bertujuan untuk memeriksa organ dalam kucing.

Kucing tanpa kandang bakal lebih tidak jarang berkeliaran di luar lokasi tinggal sehingga pengecekan sangat urgen untuk mendeteksi penyakit pada kucing sebelum berkembang semakin parah. Diskusikan pun perawatan dan kesehatan kucing dengan dokter hewan. Amati bila ada sejumlah hal yang bertolak belakang seperti teknik berjalan, teknik mengeong, dan perbedaan tingkah laku kucing.

  1. Sisir bulu kucing

Kucing yang dipelihara tanpa kandang tentunya paling aktif berkeliaran sampai-sampai harus dipertahankan kebersihannya secara rutin, atau yang disebut pun dengan grooming. Bila bulu kucing panjang, PetLovers dapat menggunakan pin brush guna menyisir bulunya. Sedangkan, bila bulu kucing pedek, pakai slicker brush yang pipih guna menyisirnya. Bagi anak kucing yang masih kecil dan rentan, pakai sisir berukuran mini yang bergigi lembut.

Menyisir bulu kucing sangat urgen untuk mengusung bulu-bulu yang telah mati, mencuci kutu, menghilangkan jamur pada bulu kucing, gumpalan, dan pun dapat melancarkan aliran darah pada tubuh kucing.

  1. Bersihkan giginya

Gigi kucing favorit PetLovers mesti dimurnikan secara teratur. Gunakanlah sikat gigi berbulu lembut dan pakai pasta gigi eksklusif kucing. Hindari menggunakan pasta gigi manusia sebab pasta gigi biasa berisi flourida yang beracun guna kucing. Biarkan kucing menyantap rasa pasta gigi supaya dia terbiasa.

Sikat gigi kucing secara tertata dengan gerakan melingkar dari arah depan ke belakang. Lakukan tidak banyak demi tidak banyak dan perlahan selama 30 detik. Perawatan gigi sanagt penting dilaksanakan karena tidak sedikit penyakit kucing bersangkutan dengan gigi dan gusi. Bila gigi kucing tidak diasuh dengan baik, maka akan memunculkan bakteri dan plak.

  1. Beri alas guna tidur

Hanya sebab kucing favorit PetLovers tidak punya kandang, bukan berarti PetLovers dapat membiarkan kucing istirahat di mana saja. Sebaiknya, PetLovers meluangkan sebuah alas untuk lokasi tidur kucing, dapat berupa kain atau yang lain. Sekarang telah tersedia cukup tidak sedikit produk alas khusus guna kucing peliharaan, seringkali berupa semacam bantal berbentuk persegi panjang.

Hal ini urgen untuk dilakukan, PetLovers. Pasalnya, andai kucing tidak dipedulikan tidur di atas lantai atau permukaan yang kasar, bulu pada badan kucing dapat rontok dan lama kelamaan akan merasakan kebotakan.

  1. Beri santap secara teratur

Demi menghindari kucing menggali makanan sendiri secara sembarangan, pastikan guna memberikan santap secara tertata 2-3 makanan sehari. Tambahkan pula sayuran dan buah laksana brokoli yang telah dimasak. Anak kucing berusia 6-12 minggu dapat diberi santap empat kali sehari. Biarkan kucing bermain dengan makanannya melewati modifikasi wadah makanan secara unik.

Hubungi Kami

petpintar.com

[email protected]

+6281211216467

Leave a Comment